Biografi Ulama Hadis Kontemporer Musthafa Azami
Musthafa Azami adalah seorang ulama kontemporer. Nama lengkap beliau adalah Muhammad Musthafa Azami, akan tetapi lebih di kenal dengan julukan Azami. Nama Azami merupakan nama yang diambil dari tempat kelahirannya yaitu kota Azamgarh, lebih tepatnya di kota Mau Nath Bhanjan, Azamgarh Uttar Pradesh India pada tahun 1923 M yang merupakan anak dari Abd al-Rahman dan Ayesha. Pendidikan Musthafa Azami dimulai di sebuah sekolah yang bernama Dar al-Ulum di Deoband, sekolah tersebut merupakan sekolah yang lebih fokus pada agama, akan tetapi tidak jauh beda dengan sekolah pada umumnya.
Setelah selesai menempuh pendidikan di Dar al-Ulum, kemudian Musthafa Azami melanjutkan sekolahnya pada ke jenjang selanjutnya yang setara dengan B.A dan lulus pada tahun 1952 M. Sesudah lulus kemudian Musthafa Azami melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi di Universitas Azhar Kairo dengan memasuki Fakultas Bahasa Arab Jurusan Tadris yang selesai pada tahun 1955 M. Setelah selesai kemudian melanjutkan kembali studinya di Muslim Aligarh University yang bekerja sama dengan Universitas Cambridge Inggris sehingga dapat menyelesaikan studinya dalam waktu kurang lebih 2 tahun.
Dari perjalanan pendidikan yang di jalani oleh Musthafa Azami di bidang pendidikan di daerah barat, beliau mendapat pembelajaran baru yaitu metode pengembangan ilmu barat dalam menilai Islam (orientalis). Dari adanya pengembangan metode ilmu barat dalam menilai Islam, Musthafa Azami sangat khawatir akan tradisitradisi yang berkembang dengan melihat pada keotentikan pendidikan dengan sudut pandang kajian Islam. Dari kekhawatiran tersebut, sehingga Musthafa Azami merasa terdorong untuk melakukan studi banding dengan adanya tuduhan-tuduhan ilmuan barat salah satunya Joseph Schacht dengan rujukan yang di gunakan dalam dunia Islam dan di tuliskan dengan judul Studies in Early Hadisth Literature.
Karya tulis Musthafa Azami yang membahas dalam bidang hadis yaitu itu berupa buku atau suntingan. Beberapa karya yang berupa buku yaitu Studies in Early Hadisth Literature, Kuttab an-Nabi, Studi in Hadith Methodology and Literatur, Manhaj al-Naqd`ind al-`Ilal Muhadithinminal Yamamah, On Schacht’s Oringin of Muhammadan Jurisprudence. Beberapa karya yang berupa suntingan yaitu Kitab al-Tamyiz of Imam Muslim, al-`Ilal of Ibn al-Madini, Muwatta Imam Malik, Sunan Ibn Majjah, Naskah Ubaidillah, Naskah Suhai bin Abu Shalih, dan Naskah Abu al-Yaman. Dari beberapa karya yang telah di sebutkan merupakan hasil tulisan Mustafa Azami dalam bidang hadis akan tetapi belum lengkap sepenuhnya, setidaknya dengan beberapa karya yang telah di sebutkan bisa mengenal tulisan-tulisan dari karya Musthafa Azami.
Sumber Rujukan
John L Esposito, “Ensiklopedi Oxford Dunia Islam,” Jakarta: Mizan, 2002.
Umayyah Syarifah, “Kontribusi Muhammad Musthafa Azami Dalam Pemikiran Hadis (Counter Atas Kritik Orentalis),” ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam 15, no. 2 (2015): 222, https://doi.org/10.18860/ua.v15i2.2728.
Ryan, Cooper, and Tauer, “KARAKTERISTIK PEMIKIRAN HADITS MUSTHAFA AZAMI DAN KONTER ATAS KRITIK ORIENTALIS (Studi Tokoh Hadits Kontemporer),” Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 2013, 12–26.

Komentar
Posting Komentar